Hiasan yang menentukan jati diri
Sudah 6 tahun saya berkecimpung di dunia variasi otomotif, lebih tepatnya di dunia Itasha.
Melewati
masa-masa sulit, dan masa senang. Kenangan manis, dan kenangan pahit.
Suka duka, dan berbagai macam orang saya temui yang juga anggota dari
765 Pitwork ini.
Itasha, sebuah istilah bahasa Jepang untuk mengartikan budaya kendaraan yang dihiasi dengan stiker dan dekorasi-dekorasi unik ala Anime dari Jepang. Sering kita lihat berbagai macam Itasha ini berkeliaran di tempat kelahiran nya di Jepang khususnya di kota Akihabara, menyaksikan nya secara langsung saat kita liburan kesana atau lewat tautan video atau foto yang kita lihat di beranda media sosial kita.
Namun budaya Itasha tidak lagi hanya terbatas menjadi sebuah budaya di Jepang saja, namun sekarang telah merambah ke tanah air sejak 5 tahun lalu didirikan dengan nama Itasha Indonesia. Saya salah satu anggota yang bergabung pertama kali saat pertama kali Itasha Indonesia diresmikan, dan juga sebagai salah satu desainer stiker di Itasha Indonesia.
Setahun kemudian saya bergabung, saya merasa ingin sekali menjadikan hasil karya desain saya menjadi pencetus perbedaan budaya Itasha di Jepang dan Indonesia. Dengan ambisi awal ingin menjadikan hasil karya desain saya menjadi yang terbaik dari hasil karya desainer lain, saya mendirikan 765 Pitwork sebagai tim modifikasi yang dikhususkan untuk para pemilik Itasha dengan stiker dan dekorasi dari serial anime The Idolm@ster. Dengan regulasi bergabung yang cukup saya buat ketat dan dengan sebuah prinsip kualitas diatas kuantitas, saya berhasil membuat hasil karya desain yang unik dibandingkan yang lain.
Setiap karya adalah unik dan sangat berbeda dari hasil karya saya yang lain, semua hasil karya desain yang saya buat tidak hanya sebagai hiasan kendaraan, namun sebuah representasi dari sang pemilik kendaraan, karakter, dan sebuah kisah dari masing-masing pemilik. Setiap detil sangat saya perhitungkan demi sebuah kesempurnaan dan kualitas hasil-hasil karya saya, setiap desain akan memakan waktu minimal 1 bulan untuk diracik dan desain harus di aplikasikan oleh cutting sticker yang sangat ahli di bidangnya. Sebuah kesempurnaan tidak hanya dihasilkan oleh saya sendiri, tapi dengan bantuan penggambaran tokoh yang diinginkan pemilik didapat melalui komisi dari para komikus Jepang di web Pixiv, dan pengaplikasian desain menjadi stiker oleh toko cutting sticker yang terbaik dan saya percaya.
Semua hasil karya saya dipisahkan per Phase yang berisi 3 Chapter atau 3 hasil karya, tiap hasil karya yang telah saya buat akan menjadi sebuah jalan cerita fiksi yang saya buat sendiri bernama The Idolm@ster: Knights Order. Semua representasi dari karakter, tokoh, kisah, dan pemilik kendaraan sendiri saya tuangkan menjadi sebuah cerita fiksi ilmiah yang kini sudah mencapai chapter 21. Seperti yang saya bilang, semua hasil karya yang telah saya buat adalah unik, maka setiap hasil karya yang saya buat akan terus ada meskipun berpindah tangan, berpindah kendaraan, atau berpindah kepemilikan.
Tidak lama kira-kira 2 yang lalu, 765 Pitwork tidak lagi hanya menawarkan kualitas tertinggi dari desain stiker, saya mulai menjual perlengkapan dan onderdil motor khusus untuk balapan dengan nama City Time Attack. Memang untuk perlengkapan dan onderdil motor khusus balapan tidak laku keras seperti karya desain yang saya buat. Saya berencana untuk menekuni usaha ini lebih lanjut setelah saya menyelesaikan studi kuliah saya.
Akhirnya setelah 4 tahun sejak berdirinya 765 Pitwork, kini hasil karya desain 765 Pitwork menjadi pencetus keunikan dari budaya Itasha di Indonesia berdasarkan testimoni client atau member dari 765 Pitwork sendiri.








